Masyarakat yang tengah menantikan kabar pencairan bantuan sosial (bansos) berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) akhirnya mendapatkan kabar bahagia.
Baca juga: Update Bansos PKH BPNT Juli 2026, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerimanya
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan bahwa pencairan bansos PKH BPNT tahap 3 akan dimulai pada 20 Juli 2026. Kedua bansos ini nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang berada di desil satu sampai desil empat.
Untuk itu, penting bagi masyarakat agar segera melakukan pengecekan status penerima yang dapat diakses secara online tanpa harus datang langsung ke dinas sosial maupun kantor desa/kelurahan. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memastikan kembali apakah dirinya masih termasuk dalam daftar penerima bantuan atau tidak.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH BPNT Secara Online
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT secara online melalui dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos atau aplikasi cek bansos.
Diliput dari laman detik.com, berikut langkah-langkah cara cek status penerima bansos PKH BPNT secara online:
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH BPNT melalui Laman Resmi Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melalui link berikut https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Lalu masukkan 16 digit NIK di kolom yang tersedia dan pastikan nomor sesuai dengan yang ada di KTP
- Masukkan kode huruf yang tertera pada layar. Jika kode tidak jelas klik ikon ‘Refresh’ untuk mendapatkan kode baru.
- Pastikan seluruh data diisi dengan benar.
- Terakhir klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan memproses data yang Anda masukkan dan menampilkan hasil pencarian
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH BPNT melalui Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store
- Buka aplikasi, kemudian pilih menu “Buat Akun Baru” apabila belum memiliki akun.
- Isi data diri secara lengkap dan benar, meliputi Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap sesuai KTP, nomor telepon yang masih aktif, serta alamat email.
- Buat username dan password yang mudah diingat namun tetap aman.
- Unggah foto KTP asli serta swafoto (selfie) sambil memegang KTP, kemudian tekan tombol “Buat Akun”.
- Setelah proses pendaftaran berhasil, masuk kembali ke aplikasi menggunakan username dan password yang telah dibuat.
- Pada halaman utama, pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP, lalu klik “Cari Data” untuk melihat informasi bansos.
Besaran Dana Bansos PKH dan BPNT
Besaran Dana Bansos PKH
Setiap masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bansos PKH di tahun 2026 akan mendapatkan dana bantuan sesuai dengan kategori masing-masing. Adapun kategori penerima bansos PKH ini meliputi ibu hamil, anak usia dini, siswa jenjang SD hingga SMA, lansia, dan juga penyandang disabilitas.
Berikut besaran bansos PKH 2026:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.0c00.000 per tahun)
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
- Anak SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
- Anak SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
- Lanjut usia: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
Besaran Dana Bansos BPNT
Berbeda dengan bansos PKH yang diberikan sesuai kategori, masyarakat penerima bansos BPNT justru mendapatkan dana bantuan dengan jumlah yang sama, yakni Rp200.000 per bulan. Dana bantuan ini disalurkan setiap tiga bulan sehingga total yang diterima masyarakat mencapai Rp600.000.
Jadwal Lengkap Pencairan Bansos PKH BPNT 2026
Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah, jadwal pencairan bansos PKH BPNT pada tahun 2026 dilakukan secara berkala dan dibagi menjadi 4 tahapan berikut:
- Tahap 1: Januari Februari Maret
- Tahap II: April, Mei, Juni
- Tahap III: Juli, Agustus, September
- Tahap IV: Oktober-Desember
Kesimpulan
Itulah informasi mengenai pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 3 yang mulai disalurkan pada 20 Juli 2026 beserta cara cek status penerimanya secara online.
Pastikan selalu memantau informasi melalui kanal resmi Kemensos agar memperoleh data pencairan yang akurat dan terhindar dari informasi yang tidak benar.






